Selamat Datang di Blog saya, semoga berkenan meninggalkan komentar untuk perbaikan !

Sabtu, 20 Oktober 2012

PERGAULAN SESAMA MUSLIM


Dari Abi Hurairah ra. Ia berkata, Rasulallah SAW bersabda: “Ada lima kewajiban seorang muslim untuk memenuhi hak muslim yang lain, yaitu menjawab salam, memenuhi undangan, menghadiri kematian, menengok orang sakit, dan mendoakan orang yang bersin ketika memuji Allah”. (H.R.Ibnu Majah)
“Gambaran antara sesama mukmin dalam saling mencintai, mengasihi, dan berbagi rasa bagaikan tubuh manusia, bila satu anggota diantaranya sakit, maka seluruh anggota akan merasakan gundah dan sakit panas.” (H.R. Bukhari dan Muslim)
PENJELASAN
Dalam hadits di atas, Rasulallah menjelaskan bahwa untuk menjaga keharmonisan pergaulan sesama muslim, beliau menetapkan lima hak bagi seorang muslim yang menjadi kewajiban bagi muslim lainya.
1.      Kewajiban seorang muslim untuk menjawab salam yang diucapkan oleh seorang muslim yang lain. Disini sangat jelas bahwa mengucapkan salam kepada orang lain merupakan hak seseorang dan hukumnya hanya sunnahh, sedangkan menjawabnya adalah wajib.
2.      Kewajiban memenuhi undangan yang disampaikan oleh seorang muslim, khususnya walimatul arusy.
3.      Kewajiban menyaksikan dan mengantarkan jenazah saudara seagamanya sampai ke  kubur.
4.      Kewajiban menengok orang yang sakit.
5.      Mendoakan saudaranya yang bersin apabila memuji Allah.
Sikap- sikap diatas nampaknya sangat sederhana sekali, tetapi oleh Rasulallah dijadikan sebagai suatu kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap muslim ketika bergaul dengan sesama muslim lainya. Menengok orang sakit umpamanya, ini diharuskan bagi seorang muslim sebab betapa besar hati orang yang sedang sakit, lebih- lebih jauh dari saudara familinya kemudian datang seorang yang menengok untuk mengucapkan turut berduka dan mendoakan atas kesembuhannya. Apalagi kalau yang sakit itu seorang fakir atau miskin kemudian datang seseorang dengan membawa sedikit makanan atau uang untuk mengurangi beban hidupnya, si sakit dan keluarganya sedikit banyak akan terkurangi beban kehidupannya.
Dalam hadits kedua, Rasulallah SAW, menggambarkan hubungan antara sesama orang mukmin dalam sama- sama merasakan kebahagiaan atau kesedihan, kasih sayang, dan sebagainya, bagaikan anggota- anggota dalam tubuh manusia. Bila satu anggota dari tubuh manusia itu ada yang terkena sakit, sakit gigi umpamanya, maka bukan gigi saja yang merasakan sakit tetapi seluruh anggota tubuh akan sakit pula. Maka diharapkan sikap orang- orang mukmin dengan mukmin yang lainnya itu demikian, artinya harus ada kepedulian sosial diantara mereka. Bila ada sekelompok masyarakat yang terkena musibah banjir, kebaakaran, atau kecelakaan lainya, maka orang mukmin yang lainnya hendaknya turut membantu meringankan beban mereka.
KESIMPULAN
1.      Setiap muslim harus saling menjaga keharmonisan pergaulan antar sesamanya dengan melaksanakan kewajiban- kewajiban untuk memenuhi hak muslim lainya.
2.      Di antara sesama mukmin harus ada sikap kepedulian sosial yang tinggi.
(By: Hikmah Subagyo.S.Pd.I)

0 komentar:

Poskan Komentar