Selamat Datang di Blog saya, semoga berkenan meninggalkan komentar untuk perbaikan !

Senin, 15 Oktober 2012

Allah Mengajarkan Cinta



Cinta adalah salah satu pesan agung yang Allah sampaikan kepada umat manusia sejak awal penciptaan makhluk-Nya. Dalam salah satu hadis yang diterima dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, ''Ketika Allah mencipta makhluk-makhluk-Nya di atas Arsy, Dia menulis satu kalimat dalam kitab-Nya, 'Sesungguhnya cinta kasihku mengalahkan amarahku'.''(HR Muslim). Atau dalam versi yang lain, ''Sesungguhnya cinta kasihku mendahului amarahku.'' (HR Muslim).

Dalam kehidupan manusia, cinta sering direfleksikan dalam bentuk dan tujuannya yang beragam. Ada dua bentuk cinta. Pertama, cinta karena Allah. Kedua, cinta karena manusia. Seseorang yang mencintai orang lain karena Allah dan Rasul-Nya, maka ia akan mengarahkan cinta itu sebagai media efektif untuk saling memperbarui dan saling introspeksi diri, sudah sejauh mana pengabdian kita kepada Allah. Cinta model ini akan berujung pada kepatuhan total dan ketundukan tulus, bahwa apa yang dilakukannya adalah semata-mata karena pembuktian cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya.

Seseorang yang mencintai orang lain karena manusia, akan banyak menimbulkan persoalan serius. Cinta ini sifatnya singkat, karena cinta model ini biasanya muncul karena dorongan material dan hawa nafsu. Dua hal yang sering membuat manusia lalai dalam kenikmatan duniawi.

Rabi'ah al-Adawiyah, seorang tokoh sufi terkemuka, suatu ketika pernah berlari-lari di jalan sambil membawa seember air dan api. Ketika ditanya oleh seseorang tentang apa yang sedang dilakukannya, Rabi'ah tegas menjawab bahwa ia membawa air untuk menyiram api neraka, dan membawa api untuk membakar surga. Rabi'ah memberikan alasan, bahwa hanya karena niat ibadah untuk memperoleh surga dan terhindar dari api neraka inilah, kebanyakan manusia melupakan tujuan hakiki ibadahnya.

Padahal, ibadah bukanlah bertujuan untuk memperoleh surga atau menghindari neraka. Ibadah merupakan bentuk cinta tulus ikhlas kepada Allah semata.

Pergaulan hidup juga mesti dilandasi cinta. Dengan itu, kehidupan akan berjalan harmonis dan langgeng. Cinta yang diajarkan Allah SWT adalah cinta yang berujung pada keabadian, karena Allah sendiri adalah Zat yang abadi dan tak pernah rusak.

Maka, keabadian, keharmonisan, dan kesejahteraan umat manusia akan tercapai jika cinta yang ada pada diri manusia ditujukan semata-mata karena Allah. Allah SWT sendiri yang mengingatkan manusia, bahwa Dia tidak akan pernah mendahulukan amarah-Nya. Cinta Allah yang menyebar di alam semesta inilah yang menjadi bukti bahwa keharmonisan itu benar-benar terjadi.

Seseorang yang tidak melakukan cinta model yang Allah SWT ajarkan tidak akan berhasil mendapatkan cinta Allah. Dalam salah satu hadisnya, Rasulullah SAW bersabda, ''Siapa yang tidak mencintai manusia, maka ia tidak akan Allah cintai.'' (HR Al-Bukhari). Model cinta yang Allah ajarkan adalah cinta tertinggi, kerena selain berakibat pada kebahagiaan abadi di akhirat, imbasnya bagi kehidupan dunia pun akan terasa.

Wallahu a'lam.

Minggu, 14 Oktober 2012

Pesan Terindah

Berhentilah untuk menyesali apa yang pernah terjadi pada diri kita.

Kegagalan yang pernah kita alami hanyalah sekadar sebuah pelajaran yang menghiasi perjalanan kita menuju keberhasilan.

Yakinlah: "inna ma'al 'usri yusran" (di balik kesulitan, selalu ada kemudahan). Hanya kita yang sering tidak mau memahaminya, karena suntuk dengan kesedihan dan kemarahan kita sendiri.

Tersenyumlah, tinggalkan 'kesalahan-kesalahan' yang pernah kita perbuat, dan berbuat baiklah untuk menggapai masa depan kita!

Laa tahzan, innallaaha ma'anaa (Jangan pernah bersedih, Allah selalu beserta kita, di mana pun dan kapan pun).
 
 
 
Jalani Hidup dengan Kejujuran dan Kesungguhan

Ketika kehidupan ‘kita’ tidak kita jalani dengan penuh kesungguhan, kita pun akan menikmatinya dengan penuh kemalasan

Bila diri kita menikmati kebohongan, kita pun akan terbiasa berbohong dan tak pernah sekali pun merasa bersalah ketika bebohong

Selanjutnya bersiaplah untuk menemui kegagalan, karena kita tak akan pernah mau bekerja keras dengan pijakan kejujuran

Dan jangan pernah menyesal, jika semua orang menjauhi diri kita, karena kita telah menjadi seorang ‘anak manusia yang tak lagi bermakna’ bagi diri kita sendiri dan juga bagi semua orang’
Yakinlah, dengan anjuran Allah: “wa jâhidû fillâhi haqqa jihâdih…” [Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya…] (QS al-Hajj, 22: 78)

Hanya dengan kejujuran dan kesungguhanlah kita akan ‘bisa’ memanen hasil tanaman kita dengan ‘hasil’ sebaik-baiknya.
(Dikutip dr Catatan Bp. Muhsin Hariyanto)

Senin, 22 Agustus 2011

Walau Badai Menghadang

Kegagalan memang menyakitkan, rasa sakit inilah yang kadang tidak jarang membuat orang lebih suka memilih untuk menyerah ditengah jalan.
Padahal sebenarnya kegagalah tidak perlu membuat kita menjadi terpuruk. Bahkan, keberhasilan yang tertunda itu bisa menjadi pemicu untuk terus meraih sukses.
Biar kegagalan yang kita hadapi bisa menjadi motivasi, maka ada beberapa hal yang bisa kita lakukan ketika menghadapi kegagalan :
  1. Cobalah untuk instropeksi diri " perlu merenung , mengapa kegagalan bisa menimpa kita. Dengan instropeksi kita bisa mengambil pelajaran untuk mengambil langkah selanjutnya.
  2. Tetaplah berfikir positif dan berjiwa besar " Anggaplah kegagalan sebagai keberhasilan yang tertunda. selalu berfikir dan menyakini bahwa peluang untuk meraih sukses  tetap ada dan terbuka. 
  3. Tetaplah bersemangat " kegagalan bisa menimpa siapa saja. Hanya dengan semangat membulatkan tekatd, kita tetap perlu berusaha dan berusaha keras.
  4. Cobalah membuka diri dan berbagi "dilanda kegagalan tentu menyakitkan, agar semua itu tidak terus terpendam, maka berbagilah cerita dengan teman dekat, kerabat, dan keluarga. Meminta saran atau pendapat bisa memecahkan sedikit masalah yang kita hadapi . Bisa juga berkonsultasi kepada yang ahli dibidangnya.
  5. Bergaul dengan orang-orang yang positif " Saat kegagalan datang, cobalah menenangkan diri dan terus menumbuhkan "Positif Thinking"
  6. Rajin membaca " Rahasia kesuksesan dan kegagalan orang lain dan rajin mencari tau bagaimana menghadapi kegagalan. 
  7. Jangan melupakan Tuhan Allah SWT " Segera mengadu kepada Allah SWT, ber do'a dan dekat pada-Nya akan membuat hati tentram dan sejuk. Melupakan Allah ketika menghadapi masalah akan membuat kita stres dan putus asa.
"---Ma'annajah"!!!!!^_*.;;;

Kamis, 30 Juni 2011

AbEnD

"Kadang butuh derita untuk mengerti makna hidup......
butuh luka untuk jadi tegar....
Butuh hati yang hancur tuk mengerti caranya bangkit....
Butuh hati remuk untuk jadi kuat......
Dan selalu butuh Allah untuk menjadikan semuanya indah.........
" Hidup adalah belajar....
Belajar bersyukur mesti tak cukup,
Belajar ikhlas meski tak rela,
Belajar Taat meskipun berat,
Belajar memahami meski tak sehati,
Belajar bersabar meski terbebani,
Belajar dan terus belajar dengan keyakinan setegar karang,
Semoga..........dengan terus belajar, kita menjadi lebih baik dari yang terbaik setiap harinya,,,......."
     (by: Hikmah Al_Khambali)


Sabtu, 18 Desember 2010

HeEmM

Gerimis turun disenja hari...
Menyirami hati yang gersang tersakiti.
Sang malam datang menyapa,menawan hati siapa saja insan di dunia...
Akankah Qita dapat menghirup kembali udara di esok hati?
Air mata keharuan menetes takterahankan akan kesalahan,yang tlah dilakukan.
Dalam hati slalu bertanya.
Siapakah diri ini?
Dimanakah aku ini?
Untuk apa aku hidup di dunia ini?
Sehina apakah aku ini?
Sebasar apakah dosa ku ini?
Apa tujuan hidup ku ini?
Berjuta-juta pertanyaan menghampiri jiwa yang gersang lagi kesepian...
Seolah ga ada habisnya...